Kebaikan Datang Dari Hal Yang Tidak Engkau Sukai

Menjadi Yang Terbaik

Allah Subhanahu wa ta’ala telah berfirman di dalam Al Qur’an surat Al-Qashash ayat 77, “,,,dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu…”. hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya manusia telah diberikan oleh Allah potensi yang baik, tinggal kita bisa menggunakan potensi tersebut atau tidak. Jika bisa, pasti hidup kita akan tenang dimana saja dan kapan saja.

Jika kita berbuat baik, maka kebaikan itu akan kembali kepada diri kita sendiri. Sedangkan ketika kita berbuat buruk, maka akan kembali juga ke diri kita sendiri. Yang banyak menanam kebaikan akan memanen kebaikan, dan yang menanam keburukan akan memanen keburukan.

Pentingya Karakter Bagi Kaum Muslimin

Karakter bagi seorang muslimin itu sangat penting. Kenapa kaum muslimin sekarang mundur? karena karakter bertaqwa kaum muslimin itu sudah banyak yang hilang. Jadi sudah semestinya kaum muslimin itu harus menjadi muslim yang baik, menjadi mukmin yang baik, dan menjadi seorang muhsin yang bisa membuat prestasi-prestasi yang terbaik.

Itulah kenapa ulama-ulama terdahulu menjadi hebat, karena mereka seimbang antara muslim, mukmin, dan muhsin. Mereka sadar kalau hidup hanya sebentar, makanya mereka memberikan prestasi yang terbaik untuk Allah Ta’ala.

Kebaikan Dalam Sabar

Dalam sebuah hadits disebutkan, “Jika kiamat itu sudah terjadi, sementara di tangan nya salah seorang kalian itu ada bibit kurma, maka hendaklah dia menanam”. Jika dipikir secara logika, untuk apa menanam biji kurma di saat kiamat sudah terjadi, yang notabene kiamat merupakan akhir dari dunia ini? Maka  rahasianya dalam hadis tersebut adalah semua gerak kita bukanlah pengeluaran, melainkan investasi bernilai ibadah dan digaji oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

Maka dari itu, Nabi jauh-jauh hari berpesan kepada sahabat bernama Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma,

“Bekerja-lah kamu karena Allah dengan penuh syukur dalam bingkai niat. Ketahuilah bahwa sabar terhadap apa yang tidak engkau sukai ada kebaikan yang banyak.”

Seperti halnya saat kita sudah bekerja dengan maksimal dan memberikan yang terbaik, tapi kadang-kadang orang malah marah-marah kepada kita, maka dari itu kita harus sabar agar mendapatkan kebaikan yang banyak.

Adapun kebaikan yang di maksud adalah ‘Pertolongan Allah itu akan datang dengan sabar’. Maka ketika kita dalam kesulitan, hendaknya untuk sabar. Sesungguhnya ‘jalan keluar itu bersama problem dan bersama kesulitan ada kemudahan’.

Oleh sebab itu, yang harus kita lakukan adalah melakukan pekerjaan secara tuntas dengan cara yang sebaik-baiknya, karena itu akan menjadikan kita dicintai oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

Baca Artikel Islami Lainnya: Artikel Islami YASA Peduli

Ikuti Kegiatan Sosial Terbaru Kami: @yasapeduli

Leave a Comment