Kunci Kebahagiaan

Kebahagiaannya Orang Muslim

Setiap manusia pasti menginginkan kebahagiaan. Karena itu “bahagia” merupakan salah satu istilah yang amat lekat pada jiwa manusia. Pagi, siang, sore, dan malam hari, manusia dari berbagai tingkatan dan latar belakang memburu sesuatu guna tercapainya kebahagiaan.

Sebagai muslim kita tidak boleh salah kaprah dalam memahami arti kebahagiaan. Parameter yang kita pakai sangatlah berbeda dengan parameter bahagia yang dimiliki oleh orang kafir ataupun mereka yang di luar Islam. Bagi kita, bahagia baru bisa tercapai manakala kita dapat mengamalkan nilai-nilai Ilahi (ajaran Islam) serta kita amat sedih dan menderita bila tidak melaksanakannya.

Seorang penduduk Amerika menulis surat dalam majalah Islam Horizons, ” kami di Barat merasakan kehampaan dan kesepian hidup dalam masyarakat yang begitu materialistis, yang mengasingkan kami dari Tuhan dan sesama manusia.

Sayang, tidak banyak orang yang membersihkan hidup mereka dari kesenjangan yang merugikan itu, sementara mungkin tampak di mata orang lain bahwa orang-orang Amerika itu sangat senang dalam hidup mereka. Minuman keras, seks, atau hal-hal yang memberikan kelegaan yang segera, meski bersifat sementara.”

Oleh sebab itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan ada empat kunci yang akan membuka pintu kebahagiaan dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Ini merupakan di antara sekian banyak kunci yang dapat mengantarkan seseorang kepada kebahagiaan. Rasulullah mengemukakan hal itu dalam suatu hadits yang berbunyi,

“Ada empat kebaghagiaan bagi seseorang, yaitu, isterinya shalihah, anak yang berbakti, pergaulanya dengan orang-orang shalih, dan mencari rezeki di negerinya sendiri.” (HR. Dailami dari Ali radhiyallahu ‘anhu). 

(Ustadz Drs. H. Ahmad Yani dengan beberapa penambahan).

Baca Artikel Islami Lainnya

Artikel Islami YASA Peduli

Ikuti Kegiatan Sosial Terbaru Kami

@yasapeduli

Leave a Comment