Beratnya Beban Berhutang, Berikut 6 Solusinya Menurut Islam

Dr. H. Ahmad Djalaluddin, Lc, MA.

Semoga Allah -taala- memberi kemudahan kepada kita semua dalam menyelesaikan segala tanggungan hutang.

Saat pandemi covid-19 ini, hutang menjadi masalah besar. Tak ada wabah pun, hutang selalu menyulitkan debitur. Dan di saat wabah, yang merasa sulit bukan hanya debitur, kreditur juga demikian.

Motif orang berhutang sangat beragam. Ada faktor kebutuhan, keinginan, selera, dan gaya hidup.

Masalah dari Berhutang

Masalah muncul di balik hutang-piutang ini, oleh Al Quran, disebabkan oleh beberapa hal:

  1. Karena praktik hutang-piutangnya tidak syari, terutama riba. Karena Allah memusnahkan riba (QS. Al Baqarah: 276)
  2. Karena berlebihan dalam memenuhi kebutuhan sekunder bahkan barang mewah. Padahal ‘hendaknya membelanjakan harta menurut kemampuannya’ (QS. Al Thalaq:7)
  3. Karena berspekulasi dalam bisnis, tanpa perencanaan yang matang dan memperhatikan kelayakan. Bahkan kadang disebabkan ada ‘tamak’ dalam diri karena tak sabar dengan kondisi. Atau karena pengelolaan yang kurang baik.

Solusi Berhutang Menurut Islam

Solusi yang bisa dilakukan menghadapi masalah beban hutang ini, terutama kondisi pandemi, adalah:

  1. Berusaha menjalani muamalah yang halal.
  2. Pertimbangan kebutuhan, bukan keinginan apalagi gengsi dan gaya hidup.
  3. Konsultasi dan minta pendapat kepada yang berpengalaman
  4. Istikharah, memohon petunjuk kepada Allah -taala.
  5. Niat yang baik untuk mengembalikan segala tanggungan, dengan harapan dibantu oleh Allah -`azza wa jalla- untuk menyelesaikan segala tanggungan.
  6. Menyadari tak semua orang memiliki kemampuan yang sama.

“Ya Allah, bila di antara kami ada dosa, ampuni kami. Bila ada masalah, beri kami jalan keluar. bila ada yang sakit, maka sembuhkanlah. Bila ada yang berhutang, bantu kami melunasi. Aamiin”

Baca Artikel Islami Lainnya

Artikel Islami YASA Peduli

Ikuti Kegiatan Sosial Terbaru Kami

@yasapeduli

Leave a Comment