7 Tips Praktis Meminta Bantuan Bagi Orang Tua Baru

image 10

Komunikasi terkadang menjadi hal yang begitu rumit dalam setiap fase dalam hidup. Terutama setelah kelahiran anak pertama. Dalam masa-masa ini, orang tua baru akan beradaptasi dengan banyak sekali kondisi-kondisi dan emosi baru yang harus dihadapi. Pada saat hal itu terjadi, jangan ragu untuk meminta bantuan.

Sangat wajar jika Anda meminta bantuan orang lain. Karena merawat bayi dan melakukan segala sesuatu sendirian bisa membuat Anda kelelahan. Merawat bayi membutuhkan banyak energi dan juga ilmu. Tentu saja, sangat tidak apa-apa jika Anda mengkomunikasikan apa yang Anda butuhkan pada orang-orang terdekat.

Dilansir dari Healthline, ada 12 strategi untuk orang tua baru yang harus lakukan dalam meminta bantuan. Lebih singkatnya, berikut 7 tips yang bisa Anda lakukan untuk meminta bantuan dalam menghadapi fase sebagai orang tua baru.

1. Perjelas apa yang Anda butuhkan

Dalam masa transisi menjadi orang tua, sangat penting untuk kita bisa mengetahui apa yang benar-benar kita butuhkan. Jurnal maupun daftar kebutuhan harian sangat membantu kita untuk menghadapi masa-masa ini.

Menurut Dr. Anna Hiatt Nicholaides yang dikutip dari Healthline “Menulis daftar jurnal merupakan cara yang efektif untuk mengetahui apa yang sedang kita pikirkan.” Selanjutnya “Setelah Anda mengidentifikasi kebutuhan Anda, Anda dapat memikirkan tentang bagaimana mengkomunikasikannya.”

Daftar kebutuhan tersebut bisa mulai dari tugas mengurus bayi tentunya, pekerjaan rumah, dan kebutuhan Anda sebagai orang tua baru.

2. Menyiapkan daftar tugas Anda

Selain tugas mengurus diri dan bayi. Ada tugas lain yang perlu Anda penuhi. Misalnya, membersihkan rumah dan mencuci pakaian.

Setiap harinya Anda perlu untuk membuat daftar tugas pekerjaan rumah. Ketika ada kerabat maupun teman sedang menjenguk dan menanyakan apa yang Anda butuhkan, berikan daftar tugas yang telah Anda buat sebelumnya.

Seperti kata konselor praktik swasta Kayce Hodos yang dikutip dari Healthline “Miliki daftar tugas yang tampaknya mustahil untuk dilakukan, dan ketika orang bertanya apa yang Anda butuhkan, serahkan.”

Jadi, ketika kerabat datang ke rumah. Beri tahu mereka Anda butuh bantuan untuk memasukkan baju bayi dalam mesin cuci, atau membantu menyiapkan peralatan untuk memandikan bayi dan sebagainya. Berikan daftar pekerjaan rumah yang sekiranya bisa mereka bantu.

3. Menggunakan platform online

Saat ini ada beragam aplikasi dan situs web yang bisa digunakan untuk membantu Anda berkomunikasi secara efektif. Mulai dari aplikasi manajemen tugas yang biasa digunakan untuk kolaborasi kerja seperti Trello, Google Keep dan lain sebagainya.

Anda bisa menggunakan platform tersebut bersama dengan pasangan. Tujuannya, tentu saja untuk membuat komunikasi lebih efektif, dengan membuat daftar tugas dan kebutuhan yang bisa dibagikan dengan pengguna lain yang sama-sama menggunakan platform tersebut.

Eksperimen menggunakan platform bisa menjadi cara menyenangkan dan berbeda untuk membuat tugas terkait tanggung jawab rumah tangga.

4Menggunakan Media Sosial

Media sosial bisa menjadi alternative untuk mendapatkan dukungan pasca kelahiran. Dengan menggunakan media social dengan bijak, Anda bisa mendapatkan informasi seputar kebutuhan bayi maupun ilmu parenting lainnya dari Ibu-Ibu baru lainnya, serta bisa terhubung dengan orang tua lain.  

Anda bisa mengikuti akun media social yang menyediakan informasi seputar parenting. Hal ini bisa sangat membantu untuk menambah pengetahuan Anda. Untuk kebutuhan dukungan yang lebih spesifik Anda bisa menghubungi teman-teman Anda secara personal.

5. Mengikuti komunitas dan webinar terkait parenting

Saat ini banyak sekali komunitas terkait parenting. Komunitas ini bisa memudahkan Anda untuk mendapatkan dukungan di luar lingkungan keluarga sendiri. Dimana akan ada banyak pengalaman yang bisa memperkaya ilmu untuk menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi sebagai orang tua baru.

Di tengah kemajuan penggunaan teknologi dan masa pandemi saat ini, banyak komunitas dan webinar yang bisa Anda ikuti secara online. Topiknya mulai dari seputar cara menggendong bayi sesuai usia, Asi, kesehatan Ibu dan bayi, dan masih banyak lainnya.

Selain mendapatkan ilmu, Anda juga bisa menambah teman seperjuangan sebagai orang tua baru yang sama-sama bertumbuh.

6. Menghubungi professional

Dokter anak, konsultan kesehatan dan konsultan keluarga ada untuk membantu permasalahan Anda dengan ilmu yang lebih spesifik. Terutama ketika pasca melahirkan, dimana kondisi ini bisa menguras energi Anda secara fisik dan mental.

Menguhubungi professional merupakan rujukan yang tepat. Konsultasi terkait laktasi misalnya, maupun nutrisi yang dibutuhkan oleh anak sesuai usia perkembangan mereka.

Jika saat ini Anda sedang mengalami kelelahan mental, cobalah untuk menghubungi professional. Karena menjadi orang tua baru, artinya Anda juga harus memperhatikan kesehatan diri sendiri.

Leave a Comment