Bencana Erupsi Semeru dan Aksi Nyata nya

Bencana Erupsi Semeru

Wahai pemuda yang masih bisa berdiri dengan tegak, yang tenaganya masih meluap-luap. Kebaikan apa yang sudah engkau lakukan untuk saudaramu yang sedang tertimpa musibah?

Setelah mengetahui informasi bahwa semeru mengeluarkan ‘amarahnya’ sejak Sabtu (4/12) lalu. Apa yang sudah kamu lakukan? Apakah hanya scroll layar hp saja? Apakah hanya untuk mengetahui yang sedang terjadi di luar sana tanpa ada rasa empati?

Setelah satu minggu para relawan bergelut di lereng semeru, melihat kehancuran yang begitu nyata terpampang di depan mata. Rumah yang penuh dengan kenangan, kini terlihat begitu hampa. Terlihat jejak bekas kehidupan disana. Yang saat ini hanyalah jejak belaka.

Tanaman pertanian yang menjadi harapan untuk membiayai kehidupan sehari-hari mereka hilang dalam sekejap. Seakan dunia sepakat memberikan cobaan luar biasa untuk warga di lereng Semeru. Hewan ternak mereka pun tidak seluruhnya bisa diselamatkan. Lalu bagaimana mereka bisa bertahan hidup nantinya?

Kehilangan tempat tinggal, sumber pemasukan, dan beberapa diantaranya juga harus kehilangan orang terkasih. Bahkan banyak dari korban belum ditemukan karena tertimbun lahar dingin dan abu yang begitu dalam. Hingga detik ini, pencarian masih dilakukan.

Kepedulian dan Aksi Nyata untuk Semeru

Berita erupsi Semeru yang santer dimana-mana bukan berita untuk unjuk gigi bahwa kita peduli sebagai lembaga sosial. Tetapi untuk mengingatkan bahwa pribadi ini masih memiliki kepedulian dan empati terhadap mereka yang sedang ditimpa musibah. Tidak hanya kata-kata kepedulian yang terlintas dalam hati saja, aksi nyata perlu dilakukan.

Kami bahkan tidak peduli jika tidak ada yang meliput kegiatan kami. Karena bukan eksistensi lah yang kami kejar, tetapi mengembalikan kepercayaan donatur yang sudah bersedia menitipkan kepedulian mereka melalui kami.

Relawan pun bekerja tanpa henti. Pagi hingga pagi, koordinasi kesana kemari, kurang tidur, makan seadanya bahkan hanya sehari sekali, pergi kesana kemari dengan motor pinjaman, menumpang di rumah warga yang berbaik hati kepada kami, tidak mandi untuk menghemat air bersih, bahkan harus meninggalkan anak istri dirumah selama satu minggu.

Bencana Erupsi Semeru

Entah apa yang bisa kami berikan untuk membalas pengorbananmu, sekaan rasa terimakasih saja tidak akan cukup. Biarkan kami doakan engkau wahai saudaraku, semoga Allah yang membalas langsung setiap rasa letih dan keringat yang bergulir di wajahmu dengan kebaikan-kebaikan yang tak terbatas.

“Ya Allah, saudara-saudara kami disana sedang berjuang untuk membantu mereka yang tertimpa musibah. Tidak mudah untuk bertahan di situasi yang serba terbatas dan tidak nyaman. Tetapi mereka dengan sepenuh hati membantu karena Mu Ya Allah. Balaslah mereka berlipat-lipat dari apa yang telah mereka berikan.”

Bencana Erupsi Semeru

Rasa haru dan terimakasih ini juga untuk setiap orang dan komunitas yang dengan sigap dan bersemangat untuk segera membantu para warga di lereng semeru. Tidak hanya berupa materi uang dan barang, bahkan mereka rela untuk memberikan tenaga dan waktunya.

Kepada Magnet Rejeki, Rumah Cerdas, Sekolah Ibu Mulia, Hijrah United, Masjid Al Ghifari, SDIT Darul Qur’an Riau, Griya Tilawah, Ponpes Daarul Ukhuwwah Putri 1 (Dupi 1), Majelis Taklim Khoirunnisa’ dan Nurul Ilmi, Bu Hilda dan Orang-orang baik, Keluarga Besar Nusantara Gilang Gemilang (NGG), Rampak Naong, Respek Indonesia, dan FISIP UB.

Bencana Erupsi Semeru

Tanpamu, kebaikan ini tidak akan berdampak luar biasa. Bantuan yang terus datang tanpa henti seakan menandakan bahwa Allah meridhoi apa yang kita lakukan. Seakan setiap langkah kaki ini disertai dengan ridho dari Allah. Inn Shaa Allah.

Semua rencana Allah adalah yang terbaik. Bencana ini mungkin akan memerlukan nafas panjang nan berat untuk diselesaikan. Menjaga semangat dan mental yang positif menjadi hal yang wajib dijaga. Karena kita hanyalah hamba yang lemah dan cenderung dzolim. Dan hanya Allah lah yang Maha Kuat dan Maha Adil.

Terus doakan kami dan para penduduk sekitar Semeru segera pulih karena sejatinya itu adalah hal yang sangat mudah bagi Allah.

Satu Hati Sejuta Peduli

Ikuti kegiatan kami di @yasapeduli

Baca aksi kami lainnya

Leave a Comment