Hafidzah 15 dan 30 Juz

Sabtu (12/6) menjadi hari yang istiwewa, khususnya para wisudawan wisudawati yang resmi di kukuhkan oleh Thursina International Islamic Boarding School.

252 santri putra dan putri telah resmi menjadi alumni SMP Thursina IIBS angkatan v dan SMA Thursina angkatan III. Empat diantaranya adalah kader PPYD AL Ikhlas. Tiga dari mereka adalah anak yatim. Mereka adalah anak asuh PP Yatim Dhuada Al Ikhlas Singosari yang ‘dititipkan’ ke IIBS Thursina Malang untuk melanjutkan pendidikan.

1 orang diswisuda untuk kelulusan SMP, yakni ananda Ziyadatul Ulya yang berasal dari Pamekasan, Madura. 3 orang lainnya adalah wisudawan kelulusan SMA. Mereka adalah ananda Rahmatia Mati (NTT), Hafidzah Qur’annisa (Papua), dan Nabilatul Mutmainnah (Madura).

Tahun ini tidak berbeda dengan tahun lalu. Acara wisuda dilaksanakan online dan offline karena kondisi pandemi yang belum mereda. Namun hal tersebut tidak mengurangi rasa kebahagiaan dan kebanggaan saat menyaksikan wisudawati IIBS Thursina, Malang.

Bagi kami selaku pengasuh dan pengurus PP Yatim Dhuafa Al Ikhlas, merasakan haru dan bahagia. Bukan hanya karena mereka lulus dari lembaga yang besar dan bagus, tetapi mereka juga menjadi salah satu bukti kesuksesan dari mimpi indah dan cita-cita mereka tidak terhalang oleh keadaan mereka yang yatim dan keterbatasan harta.

Ananda Nabila dan Rahmatia menorehkan prestasi dengan menyelesaikan hafalan 30 juz. Ananda Zidayah meraih predikat wisudawati terbaik dalam bidang diniyah. Dan Anandan Rahmati amenjadi wisudawati terbaik dibidang Ibadah.

Rasa syukur ini tidak lepas dari perjuangan didikan, perhatian, dan ketelatenan para Ustadz dan Ustadzahnya, serta doa para orang tuanya. Dan Sebagai Kader PPYD Al Ikhlas, tentu diharapkan dapat menjadi kader dan daiyah untuk Islam dan Ummat. Sehingga kelak tidak hanya menjadi pemimpim dan pelayan ummat, tetapi juga selalu mengingat dan mendoakan kebaikan dari orang-orang disekelilingnya yang telah memberikan perhatian dan bantuan.

Selamat kepada keempat santri yang telah berjuang menimba ilmu selama 3 hingga 6 tahun di Thursina IIBS. Perjuangan dan kesabaran kalian telah membuahkan hasil. Teruslah belajar dan tidak cepat berpuas diri. Karena perjalanan pendidikan masih terus berlangsung.

Torehkan sejarah di tengah masyarkat dengan bermodalkan ilmu dan hafalan Al Qur’an hafidz. Semoga kalian natinya akan menjadi orang-orang yang bisa dibanggakan oleh Islam, ummat, dan Indonesia

Leave a Comment