Alhamdulillah, Muallaf Kembali Bertambah

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wata’ala yang telah menurunkan hidayah kepada setiap hamba yang Ia kehendaki.  Senin 13 September 2021 tepat pukul 18.45 WIB, seorang wanita paruh baya telah resmi menjadi Muallaf dan memeluk Islam.  Beliau bernama Fransisca Farida, wanita berusia  62 tahun yang sebelumnya beragama Kristen Katolik, didampingi Ustadz Usmawan salah satu Da’i Lapas LAZ YASA Malang. Malam itu suasana haru-biru menyelimuti keluarga besar Fransisca Farida seusai pembacaan ikrar syahadat, yang menjadi salah satu syarat seorang menjadi muslim.

Ibu Fransisca Farida lahir dan tumbuh sebagai seorang muslimah bahkan menikah dengan aturan Islam. Namun diusia 30 tahun, ada hal-hal yang menggoyahkan imannya sehingga dia memutuskan untuk pindah agama. Hingga akhirnya beliau memiliki anak dan cucu, sehingga semua anggota keluarga ibu Fransisca berstatus non-muslim.

Namun tidak disangka, Allah Subhanahu wata’ala kembali menyapa keluarga Fransisca. Satu-persatu keluarga Fransisca mendapatkan hidayah dan memeluk Islam. Mulai dari anak hingga cucunya. Kini ibu Farida Fransisca menjadi anggota keluarga terakhir yang memeluk islam, sehingga lengkaplah keluarganya menjadi keluarga muslim.

Keluarga Muallaf

Kejadian ini mengingatkan Ustadz Usmawan kepada almarhumah ibu dari Fransisca Farida, yang sangat mengharapkan keluarganya kembali menjadi muslim. “Ana ingat betul, dulu ibunya bilang ke ana: Ustadz, saya mohon do’anya, semoga keluarga anak saya dan keluarganya kembali ke islam” tutur ustadz usmawan kepada tim LAZ Yasa Malang. “Alhamdulillah, sekarang sudah lengkap satu keluarga jadi muslim” lanjut beliau

Kisah ibu Fransiska mengajarkan kita bahwa kita tidak dapat menerka apa yang akan terjadi pada iman kita. Bisa jadi seorang yang selama ini ahli ibadah bisa menjadi pendosa di hari esok, atau sebaliknya. Bisa jadi seorang penjahat yang telah melakukan kejahatan bertahun-tahun justru menjadi ahli ibadah dihari esok.

Hikmah yang tak kalah penting yang perlu kita petik adalah mendo’akan saudara sesama muslim agar dapat istiqomah dalam jalan Allah Subhanahu wata’ala. Sebaiamana  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, ‘Dan bagimu juga kebaikan yang sama.’” (HR. Muslim)

LAZ YASA Malang memberikan perhatian khusus bagi para muallaf dalam memberikan dukungan baik secara materi maupun dukungan mental. Sebab Berdasarakan pernyataan para muallaf, mereka sering kali dihadapkan berbagai persoalan setelah masuk Islam, mulai dari dikucilkan keluarganya hingga persoalan ekonomi, tak jarang hal lain yang kemudian menjadi masalah timbul dari kalangan umat Islam sendiri, yang seharusnya memberi dukungan pada muallaf.

Diantara sikap yang kerap muncul adalah memperlakukan para muallaf itu seakan telah mengenal Islam sejak lahir dan menuntut mereka langsung mengamalkan ajaran agama Islam secara sempurna  Dengan harapan para muallaf bisa istiqomah sebagai seorang muslim.

Satu Hati Sejuta Peduli

Ikuti Kegiatan Sosial Terbaru Kami: @yasapeduli

Baca Artikel Pendistribusian Lainnya

Leave a Comment