Bersih Lahir Batin Selamat Harta Dan Jiwa

Bersih Lahir Batin

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan.

Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” (QS. An Nisa: 32).

Bersih lahir dan batin adalah jalan keselamatan harta dan jiwa.

1. Al Qaffal -rahimahullah- berkata :

“Pada ayat sebelumnya (Al Nisa: 29) Allah – ta’ala- melarang memakan harta dengan cara batil dan membunuh, di ayat ini (32) Allah memerintahkan amalan yang bisa mencegah manusia dari perbuatan terlarang itu (makan harta dengan cara batil dan membunuh), yaitu : ridha dengan apa yang dibagi oleh Allah bagi dirinya”.

Bila seseorang tidak ridha dengan yang ia terima, akan muncul iri dalam diri, bila iri akan berpotensi mengambil harta dengan cara batil dan membunuh. Dengan ridha atas taqdir Allah akan terhindar dari perbuatan dhalim pada jiwa dan harta.

2. Mengambil harta dengan cara batil dan membunuh merupakan perbuatan (maksiat) fisik, maka perintah meninggalkannya bertujuan agar terbangun kebersihan lahiriah. Kemudian ada larangan mengganggu jiwa dan harta orang lain dengan hati yaitu iri, agar batin manusia menjadi bersih dari akhlak tercela.

Wallahu a’lam bisshawab

 

Baca juga :

Mengenal Allah dengan Al Qur’an

Hukum meratapi kematian dalam Islam

Fenomena meminta hujan dengan binatang

Ikuti kegiatan kami di @yasapeduli

Leave a Comment