Oleh: Ust. Abu Haidar

Setiap manusia tentunya memiliki impian, baik itu di bidang pekerjaan, pendidikan, atau pun yang lainnya. Untuk mencapai impian itu kita perlu sebuah ilmu pengetahuan. Di mana ilmu tersebut mampu mendorong kita agar dapat menggapai impian tadi. Namun perlu diketahui bahwa

“Ilmu tanpa agama itu buta, sedangkan agama tanpa ilmu itu lumpuh”

Dari dua kalimat tadi dapat kita ketahui bahwa agama dan ilmu pengetahuan tidak dapat dipisahkan.

Menjadi Muslim Beragama dan Berilmu

Kita sebagai seorang muslim harus bisa manjadi seorang pemimpin dunia yang baik. Untuk itu kita harus mengetahui tentang Ulumul Syar’iah dan Ulumul Hayatiyah. Pengertian Ulumul Syar’iah adalah ilmu yang bersumber dari Allah dan Rasul-Nya.

Dengan Ulumul Syar’iah ini, kita bisa mendapatkan kebahagian di dunia atau pun akhirat. Sedangkan Ulumul Hayatiyah adalah ilmu kehidupan. Di mana ilmu ini perlu dipandu dengan ilmu Allah, agar tidak terjadi sebuah penyimpangan.

Dari paparan di atas, kita dapat mengetahui bahwa untuk menciptakan sebuah peradaban dunia yang baik, tak harus semua ummat menjadi seorang ulama. Namun juga diperlukan seorang manusia yang mampu menguasai ilmu hayatiyah tanpa melupakan Ulumul Syar’iah. Kata lainnya Ulumul Syar’iah ini lah yang menjadi dasar utama kita dalam menggali ilmu dunia.

Jadi kita tak perlu risau ketika mengambil keputusan untuk mempelajari ilmu pengetahuan, semisalnya belajar matematika, ilmu perikanan dan kelautan, ilmu mengenai peternakan, atau lainnya. Tak seharusnya kita merasa tidak bisa bergerak dalam agama-Nya ketika mengambil keputusan tersebut.

Akan tetapi  kita harus bisa membuat suatu perubahan yang lebih baik lagi. Kita harus mampu menyiarkan agama Islam lebih luas melalui ilmu pengetahuan tersebut. Tak lupa juga ketika mencari ilmu pengetahuan kita harus menanamkan niat hanya karena Allah Subhanahu wa ta’ala, bukan karena mengejar kesuksesan duniawi semata.

Sekarang sudah jelas bahwa sebagai seorang muslim kita harus mampu berpikir cemerlang. Apa maksudnya berpikir cemerlang? Berpikir cemerlang di sini memiliki artian bahwa sebagai seorang muslim yang sedang meniti karir atau pun belajar ilmu pengetahuan, tak seharusnya membuat kita berhenti dalam belajar Ulumul Syar’iah.

Hal tersebut dikarenakan  Ulumul Syar’iah bisa dikatakan sebagai pondasi dari terwujudnya Ulumul Hayatiyah yang sempurna. Maka tak ada lagi alasan bagi kita untuk tidak mau belajar ilmu agama atau pun mensyiarkan agama Islam di dunia ini, karena berdakwah pun bisa dilakukan melalui lisan atau pun perbuatan. Intinya kita harus menyeimbangkan antara Ulumul Syari’ah dan Ulumul Hayatiyah agar terwujud kehidupan yang tentram serta bahagia.

Lihat Artikel Islami Lainnya

Artikel Islami YASA Peduli

Ikuti Kegiatan Terbaru Kami

@yasapeduli