Dakwah Lapas

Evaluasi Program Dakwah Lapas Bersama MUI Kota Malang

Bertempat di Aula utama Lapas Perempuan kelas IIA Malang, tim Lembaga Amil Zakat Yayasan Amal Sosial Malang (LAZ YASA Malang) bersama Kemenag Kota Malang, Kemenag Kabupaten Malang, dan Kalapas Perempuan Kelas IIA serta seluruh tim Binadik lapas perempuan Malang, bersama-sama membahas evaluasi program Dakwah Lapas khususnya Pesantren Annisa (12/9/2022).

Pesantren Annisa merupakan buah dari kerjasama antara MUI Kota Malang, LP Wanita kelas IIA Kota Malang, dan LAZ YASA Malang sejak tahun 2016. Dalam rapat yang berlangsung hari itu, seluruh tim banyak membahas terkait evaluasi program, diantaranya klasifikasi kelas pembinaan dan kurikulum pembinaan bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Evaluasi ini dilakukan untuk memasifkan kembali kegiatan Pesantren Annisa pasca pandemi covid-19.

Tri Anna Aryati, Bc.IP, SH., M.Si. selaku kepala Lapas Perempuan Kelas II Malang mengaku sangat senang dengan adanya program Dakwah Lapas ini,

“Apapun itu saya sangat berterimakasih kepada para ustadz dan ustadzah yang telah membantu membina anak anak kami disini.” Ungkap ibu Tri (12/9).

Adapun materi yang disajikan di pesantren an-nisa antara lain adalah materi Fiqih, Adab, Aqidah dan Al Qur’an. Seluruh santri nantinya akan dibagi menjadi 5 kelas sesuai kemampuan bacaan Al Qur’annya masing masing. Setiap kelas nantinya berisi 85 sampai 200 WBP muslim yang diwajibkan menjadi santri di Pesantren an-nisa.

Selain pesantren An-nisa, program serupa juga dijalani di Lapas Kelas I Lowokwaru Malang, atau dikenal sebagai pesantren At-taubah. Program dakwah lapas ini telah berjalan lebih dari 5 tahun, dan telah meluluskan mantan WBP yang berhasil menjadi guru ngaji di wilayah asalnya.

Dakwah Lapas Dakwah Lapas Dakwah Lapas Dakwah Lapas Dakwah Lapas Dakwah Lapas

Ikuti Kegiatan Terbaru Kami
 

Leave a Comment

Dakwah Lapas

Dakwah Lapas

Dakwah Lapas

Program Dakwah LAZ YASA Malang yang menyasar para narapidana dan tahanan agar dapat kembali ke jalan yang lurus. Penjara merupakan tempat yang keras dan penuh tantangan, sehingga diperlukan pembinaan yang khusus agar penghuninya bisa berubah menjadi lebih baik, dan tidak mengulangi kesalahannya di masa lalu.

Dakwah ini telah terlaksana di 2 tempat, yaitu:

  1. Ponpes An Nisa’ yang berada di dalam Lapas Perempuan Klas IIA Sukun Malang
  2. Ponpes At Taubah yang berada di dalam Lapas Klas IA Lowokwaru Malang.

 

Adapun kegiatan Ponpes Lapas adalah Kajian Keislaman (Aqidah, Akhlak, Adab, Fiqih, dan Siroh Nabawiyah), Tajwid dan Tahfidz Al Qur’an serta Peringatan Hari Besar Islam.

Per-Maret 2021 tercatat ada 1.270 Santri dan santriwati terbina, serta Alhamdulillah Ponpes Lapas juga telah menghasilkan Guru Al Qur’an yang tersertifikasi sebanyak 162 orang. Mereka tidak hanya mampu membaca Al Qur’an secara baik, namun juga sudah layak untuk menjadi Pengajar Al Qur’an, Masya Allah.

Program dakwah ini terlaksana dengan sinergi antara LAZ YASA Malang dengan Kemenag Kota Malang, MUI Kota Malang, Ummi Foundation, Aisiyah Kota Malang, Rampak Naong, dan tentu saja dengan pihak Lapas.

Yasa Peduli Malang

Office :
Komplek Hunian Islami DePrima
Jl. Loncat Indah, Tunggulwulung, Lowokwaru, Malang City, East Java 65143

Social Media

Subscribe To Our Newsletter

[caldera_form id="CF606f81299528a"]