TAMAN BACA UNTUK MASYARAKAT DI RUMAH ILMU

PENDIRIAN TAMAN BACA MASYARAKAT  DI RW 007 KELURAHAN BLIMBING, KECAMATAN BLIMBING, KOTA MALANG

Manusia merupakan kekayaan bangsa yang sesungguhnya sehingga pembangunan manusia harus dimulai sejak dini agar dapat memastikan bahwa manusia dapat memperluas pilihan yang dimiliki. 

Hal tersebut tentunya dapat terwujud apabila manusia berumur panjang dan sehat, memiliki pengetahuan dan keterampilan, serta dapat memanfaatkan kemampuan yang dimilikinya dalam kegiatan yang produktif.

Peningkatan kemampuan literasi menjadi kebutuhan mendesak, karena saat ini dunia sedang berpacu dengan melesatnya kemajuan teknologi. Kemampuan memahami bacaan dan berpikir kritis bukan hasil yang dapat diperoleh secara instan. Proses mengasah kemampuan ini membutuhkan waktu bertahun-tahun. 

Di sisi lain, teknologi yang menyuguhkan kepraktisan menjadi tantangan yang sedang dan akan terus dihadapi. Para pelajar lebih terbiasa membaca dan menulis teks-teks pendek di media sosial, daripada di buku. 

Kini, banyak orang yang merasa nyaman ketika membaca artikel berita versi daring pun lebih pendek daripada artikel berita di surat kabar cetak yang lebih komprehensif. Oleh karena itu, taman baca masyarakat menjadi salah satu cara agar minat baca kembali tumbuh di tengah masyarakat.

Lokasi pendirian taman baca masyarakat terletak di RW 007 Kelurahan Blimbing, Kecamatan Blimbing, Kota Malang

Pemilihan lokasi ini juga mempertimbangkan tingkat ekonomi masyarakat di lingkungan tersebut. Masyarakat di RW 007 Kelurahan Blimbing Kecamatan Blimbing berada di kelas ekonomi menengah ke bawah dengan jumlah duafa dan anak yatim cukup banyak, maka kegiatan masyarakat dalam hal pendidikan akademik non formal pun belum memadai. 

Kondisi tersebut menuntut adanya suatu solusi yang dapat mengakomodasi kepentingan berbagai pihak serta turut mendukung pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan masyarakat pembelajar sepanjang hayat.

Oleh karenanya, alternatif program yang diinisiasi oleh tim dosen dari Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang untuk berkontribusi mendukung masyarakat dalam upaya meningkatkan budaya membaca dan literasi anak-anak yaitu dengan mendirikan Taman Baca Masyarakat (TBM) di RW 007 Kelurahan Blimbing, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Lokasi TBM dapat diakses dengan mudah dari jalan utama.

Pendirian TBM ini diupayakan untuk memenuhi fungsi yaitu:

  1. sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa, dan
  2. sebagai tempat untuk memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pendirian TBM ini dilaksanakan oleh tim dosen dari Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang (JTS Polinem) melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dibantu oleh tim mahasiswa Jurusan Teknik Sipil bekerjasama dengan mitranya yaitu LAZ YASA  Malang, dan Masyarakat sekitar RW 007 Kelurahan Blimbing Kecamatan Blimbing, demi mewujudkan berdirinya taman baca masyarakat di RW 007 Kelurahan Blimbing Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Taman BacaTaman Baca

Berdasarkan rapat koordinasi maka kemudian dilakukan kegiatan survey awal pada tanggal 25 Juni, 2021 oleh tim dosen JTS Polinema bersama mitra yaitu Laz Yasa Malang di RW 007 Kelurahan Blimbing Kecamatan Blimbing, Kota Malang, maka diketahui bahwa pada lokasi tersebut belum memiliki taman baca. 

Namun terdapat rumah warga yaitu rumah Bapak Sunaryono yang sering dijadikan tempat berkumpul bagi masyarakat sekitar yang kemudian dinamakan “Rumah Ilmu”, yang dijadikan tempat untuk melaksanakan kegiatan yang terkait aktifitas belajar baik bagi anak-anak usia dini, remaja, maupun orang dewasa. Berdasarkan hasil survey tersebut juga maka diketahui bahwa animo masyarakat sangat tinggi terhadap inisiasi berdirinya TBM.

Taman BacaTaman Baca

Tim dosen dari JTS Polinema dan mitranya yaitu LAZ YASA Malang kemudian mengambil data-data penting lainnya yang berupa

  1. Potensi fisik yaitu inventarisasi sarana dan prasarana, dimana rumah bapak Sunaryono yang sering dijadikan tempat berkumpulnya anak-anak untuk belajar bersama;
  2. Potensi sosial yakni terkait dengan budaya dan kepercayaan dimana tempat berkumpulnya masyarakat sekitar untuk belajar tentang berbagai ilmu.
  3. Sistem sosial yang terbentuk antara masyarakat dan pemerintah setempat
  4. Institusi dan organisasi, dimana Laz Yasa Malang merupakan mitra yang bekerjasama di daerah tersebut bersama RT dan RW setempat untuk berbagai kegiatan sosial.

Yang dilakukan oleh Tim Dosen JTS Polinema dilakukan dengan menggunakan beberapa metode antara lain

  • Wawancara. Data mengenai kondisi masyarakat diperoleh dengan menggunakan metode wawancara mendalam dengan narasumber kunci, yaitu pemilik rumah lokasi taman baca masyarakat didirikan yaitu Bapak Sunaryono, RW, setempat serta masyarakat yang menjadi responden;
  • Survey kuesioner terkait potensi pendirian taman baca masyarakat. Data potensi diambil melalui survey kuesioner yang dibagikan kepada masyarakat untuk melihat seberapa besar animo masyarakat terhadap pendirian taman baca masyarakat. Terdapat kurang lebih 20 responden yang mengisi kuesioner tersebut.
  • Studi pustaka. Studi ini dilakukan terkait dengan data-data yang berhubungan dengan kondisi RW 007 Kelurahan Blimbing Kecamatan Blimbing, Kota Malang yang diambil dari berbagai sumber seperti dokumen dan media elekttronik.

Berdasarkan hal-hal tersebut maka penyusunan rencana pendirian taman baca masyarakat di RW 007 Kelurahan Blimbing Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dimulai dengan menganalisis secara deskriptif data-data potensi dan kesiapan masyarakat terhadap pendirian taman baca masyarakat terutama dihadapkan dengan situasi dan kondisi disaat pandemi Covid-19.

Kondisi umum RW 007 Kelurahan Blimbing Kecamatan Blimbing

Lokasi pendirian taman baca masyarakat terletak di RW 007 Kelurahan Blimbing Kecamatan Blimbing, Kota Malang yang merupakan daerah padat penduduk. Lokasi tersebut merupakan rumah salah satu warga yaitu rumah Bapak Sunaryono yang mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak di sekitar wilayah tersebut.

Kesiapan masyarakat dalam pendirian taman baca masyarakat

Kesiapan masyarakat dalam pendirian taman baca ini dilihat dari beberapa indikator, antara lain:

  1. Pengetahuan masyarakat tentang taman baca,
  2. Kemauan masyarakat dalam menerima didirikannya taman baca khususnya orang tua yang mendukung pendirian taman baca masyarakat di daerah tersebut,
  3. Ketaatan terhadap protokol kesehatan terutama berkaitan dengan pandemi Covid-19.

Sebagian besar (80%) masyarakat yang mengisi kuesioner berpendapat bahwa mereka menyetujui ide atau gagasan pendirian taman baca masyarakat. Mereka juga menyambut baik dan ikut bekerjama mempersiapkan pendirian taman baca masyarakat di daerah mereka. 

Mereka juga berharap dengan hadirnya taman baca masyarakat maka mereka sebagai warga dapat mengakses lebih luas literasi-literasi terkait dengan bacaan-bacaan bagi anak usia sekolah maupun bacaan umum lainnya seperti literasi keagamaan, literasi mengenai berwirausaha dan sebagainya.

Setelah melalui serangkaian tahap tersebut maka dilakukan perizinan pendirian taman baca kepada RW setempat sehingga peresmian operasional taman baca masyarakat di RW tersebut akan dilaksanakan pada pertengan bulan September 2021. Tim dosen, dibantu oleh tim mahasiswa JTS Polinema beserta LAZ YASA Malang juga memastikan koleksi buku bacaan tersedia.

Harapan kedepannya koleksi buku di taman baca tersebut dapat diperbanyak dengan tidak hanya membeli secara langsung tetapi juga bisa bekerjasama dengan pihak korporasi atau komunitas agar membantu TBM dalam penyediaan buku-buku.

Taman Baca

Lihat Aksi YASA Malang lainnya
Aksi YASA Peduli

Dapatkan update terbaru kami
@yasapeduli

Leave a Comment